Agar Tak Meleset! Begini Cara Hitung Biaya Desain Rumah Oleh Jasa Profesional

desain rumah
82 Views

Berapa kira-kira biaya yang perlu disiapkan untuk jasa desain rumah? Agar tak meleset, kita mungkin bisa menghitungnya lebih dulu. Nah, kalau mau tahu perhitungannya, ada beberapa cara yang bisa digunakan. Bagaimana itu?

Oleh sebagian orang, menggunakan jasa profesional untuk mendesain rumah itu mahal. Tapi percayalah, nilai itu sebanding dengan keuntungan yang bisa didapatkan. Lagipula sejumlah penyedia jasanya kini juga ada yang menawarkan harga terjangkau.

Yang terpenting, sebelumnya Anda sudah mempersiapkan anggaran dananya lebih dulu. Tapi apa Anda yakin dana itu sudah cukup untuk membayar jasa? Untuk lebih amannya, Anda bisa memperkirakan perhitungannya dengan cara berikut ini:

  • Berdasarkan Luas Per Meter Persegi

Metode pertama ini merupakan yang paling sering digunakan. Banyak penyedia jasa menawarkan tarif menggunakan hitungan per meter persegi ini. Di mana harganya umumnya disesuaikan dengan luas lahan yang dimiliki.

Singkatnya, arsitek mematok biaya jasanya berdasar luas rumah yang dibangun. Sementara harga per meternya sendiri berbeda-beda. Biasanya berkisar antara puluhan ribu hingga jutaan, tergantung dari pengalaman dan desainnya.

Maka untuk cara perhitungannya adalah dengan mengakumulasikan dari jumlah luas tersebut dikali tarif yang dipatok. Misal, tarif jasanya untuk per m2 adalah Rp100 ribu. Sementara luas rumahnya adalah 200 m2.

Maka biaya yang harus dibayarkan ke pihak penyedia jasa desain ialah sebesar Rp100 ribu x 200 m2 = Rp20 juta.

  • Berdasarkan Persentase Biaya Pembangunan

Perhitungan lainnya yaitu dengan metode persentase biaya pembangunan. Yang penting di sini, Anda harus tahu dulu berapa total biaya pembangunannya.

Arsitek yang menawarkan jasanya berdasarkan hal ini juga ada cukup banyak. Khususnya bagi yang mendesain bangunan mewah dengan detail-detail rumit. Serta langkah renovasi dengan banyak bagian yang ingin dirombak.

Contoh perhitungannya seperti ini, diketahui persentase tarif untuk jasa adalah 6,50% (standar IAI). Sementara total biaya produksi yang dikeluarkan adalah Rp200 juta. Maka yang harus Anda bayarkan pada jasa adalah senilai Rp13 juta.

  • Berdasarkan Biaya Tetap

Tidak sedikit arsitek yang memberi biaya tetap untuk memakai jasanya. Dalam arti, perhitungannya didasarkan pada harga yang telah ditetapkan di awal.

Perhitungan dengan metode ini biasanya dikarenakan klien khawatir akan harga yang cenderung naik tiba-tiba. Sehingga arsitek kemudian akan menghitung keseluruhan biaya pembangunan dari jumlah yang telah ditetapkan.

  • Bebas Biaya Desain

Perhitungan terakhir ini tentu tidak sembarangan. Biasanya ini berlaku karena jasa desain merangkap sebagai jasa kontraktor sekaligus. Sehingga mereka tidak akan merugi karena telah memberikan biaya desain rumah secara gratis. Sebab keuntungan mereka didapat dari biaya jasa konstruksi.

Yang terpenting untuk biaya jasa desain rumah ini, jangan lupa pertimbangkan berapa total dana yang Anda miliki. Selain itu, tak ada salahnya juga membicarakannya dengan pihak jasa untuk mendapat harga terbaik.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *