Anies Baswedan dalam Genggaman HTI dan Pro Khilafah

48 Views

Pasca gagal menunggangi Prabowo Subianto, HTI dan pro khilafah lainnya mulai mengatur strategi agar tetap eksis dengan menunggangi Anies Baswedan sebagai kendaraan politik di 2024.

Langkah Prabowo melakukan rekonsiliasi dengan Presiden terpilih Joko Widodo sudah tepat. Artinya Prabowo menyadari bahwa kepentingan rakyat adalah yang utama daripada mengikuti kemauan kelompok radikal.

Sebenarnya Anies memiliki hubungan lebih mesra dengan kelompok HTI dan Pro Khilafah dibanding Prabowo.
Kelompok itu kini ngebet Anies menjadi presiden.

Dugaan awal karena Anies sama-sama memiliki ras Arab tempat asal HTI dan komplotannya bernaung dan membuat rusuh. Tidak ada yang salah dengan ras itu namun oknum Arab semacam Anies dan Rizieq Shihab memang suka berbuat onar. Bedanya, Rizieq memegang komando di lapangan sedang Anies dari belakang.

Contohnya saja saat kampanye berhadapan dengan Ahok dahulu, Anies seakan membiarkan Jakarta digempur politik identitas. Dia mengijinkan timnya bermain SARA dengan sangat jelas. Menyebut dirinya pribumi dan Ahok non pribumi turunan Cina kafir.

Anies mengijinkan timnya yang digawangi PKS untuk menyabotase masjid-masjid di Jakarta. Melarang jenazah pendukung Ahok untuk disholatkan dan memaksa memilih pemimpin yang seiman. Belum lagi cara-cara licik dengan demo berjilid untuk menjebloskan Ahok ke penjara.

Tak puas menjungkalkan Ahok dan membuatnya di penjara. Anies yang tak amanah merobek semua program Ahok dan mengganti sesukanya. Tak ada normalisasi sungai yang menyebabkan banjir. PKL dibiarkan jualan di trotoar. Rusun untuk warga ditarik lebih mahal. Rumah DP 0 persen yang janjinya untuk rakyat miskin malah berwujud apartemen untuk kalangan menengah ke atas.

Parahanya lagi soal reklamasi yang janjinya dihentikan malah diteruskan dengan menerbitkan IMB tanpa ada kontribusi 15% bagi warga Jakarta.

Dia juga secara nyata merangkul kelompok HTI yang dilarang oleh negara. Setelah bocornya undangan untuk muslimah HTI. Disusul dengan undangan ceramah Felix Siau, sang komando HTI.

Nampaknya Anies sedang meniru strategi suksesnya menyingkirkan Ahok saat Pilkada 2017 untuk digunakan di 2024. Begitupula HTI dan pro khikalah lainnya sengaja memanfaatkan wan abud yang sesama ekstrimis untuk memuluskan tujuan khilafahnya.

Saat inipun #AniesBaswedanForPresident tengah ramai diperbincangkan bahkan sepat jadi trending topic di media sosial Twitter.

Masyarakat harus sadar akan bahaya yang tengah mengintai Indonesia yang mungkin saja bisa membawa kehancuran bangsa dengan Anies sebagai alat oleh HTI dan kelompok Pro Khilafah.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *