Arus Mudik 2017 Pemerintah Menyiagakan Banyak Personel

0
399

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) tak pernah berhenti memerhatikan serta memberi pelayanan maksimal kepada setiap masyarakat dalam hal keamanan dan kenyamanan khususnya arus mudik Lebaran 2017.

Bahkan Polri dan TNI telah mengerahkan sebanyak 187 ribu personel gabungan untuk menangani pengamanan arus mudik.

Selain itu, aparat gabungan tersebut juga akan melayani pemudik di 1.112 titik di pos pelayanan terpadu di seluruh Indonesia yang dilintasi oleh para pemudik.

“Saya ingin sampaikan bahwa Polri dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik melibatkan 187 ribu personel Polri dan Gabungan TNI,” kata Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin di Jakarta Pusat, Jumat (23/6/17).

Syafruddin  berharap titik-titik yang krusial seperti pelabuhan Merak, Bakauheni Ketapang, Gilimanuk, Nagreg, hingga Cikopo, dengan pasukan gabungan ini bisa langsung mengurai kemacetan dengan cepat.

Pihak kepolisian mencatat, jalur tersebut sempat mengalami kepadatan volume kendaraan hingga lima kilometer. Namun, dapat segera diatasi oleh petugas di lapangan dalam waktu tidak kurang dari dua jam.

Syafruddin juga mengimbau kepada masyarakat yang melaksanakan mudik untuk seminimal mungkin memperhatikan setiap rambu-rambu lalu lintas dan tidak ugal-ugalan agar tak terjadi kecelakaan yang merugikan diri sendiri.

Terhadap gangguan lain seperti halnya tindakan terorisme, Syafrudin mengatakan, sejumlah anggota kepolisian daerah turut membantu mengamankan terhadap antisipasi gerakan-gerakan tersebut.

Karena itu, TNI dan Polri terus melakukan antisipasi kuat terhadap gerakan-gerakan sel-sel teroris.

“Secara khusus dalam menanggulani stabilitas keamanan di seluruh Indonesia dalam rangka arus mudik, tetap kami tidak bisa confident terhadap aksi-aksi teror,” katanya.