Berbelok dari Agama, Di Reuni 212 Serukan Sumpah Setia kepada Rizieq Shihab Bukan kepada Tuhan

0
201
Berbelok dari Agama, Di Reuni 212 Serukan Sumpah Setia kepada Rizieq Shihab Bukan kepada Tuhan
Berbelok dari Agama, Di Reuni 212 Serukan Sumpah Setia kepada Rizieq Shihab Bukan kepada Tuhan

Penyelenggaraan Reuni 212 bukan lagi membela agama ataupun menunjukan Islam Rahmatan Lil Alamin. Aksi itu sudah diselipi upaya makar dengan mengganti sistem kenegaraan NKRI.

Terlihat ketika Ketua Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khaththath yang memimpin massa peserta Reuni 212 mengucapkan sumpah di bawah komando Habib Rizieq Shyhab. Habib Rizieq dianggap telah memperjuangkan bangsa secara konstitusional.

“Saya minta semua untuk sumpah berjuang kepada Habib Rizieq. Yang setuju, silakan berdiri. Para tokoh maju ke depan.

Yang nggak mau berjuang bersama Habib Rizieq, nggak apa-apa. Mari ikhlaskan diri kita untuk berjuang bersama Habib Rizieq ikuti apa yang saya bacakan,” ujar Al Khaththath di depan massa di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (2/12/2018).

“Kami para mujahid 212 dengan spirit 212 kami bertekad untuk berjuang bersama komando ulama di bawah pimpinan imam besar umat Islam, Habib Muhammad Rizieq Syihab dalam memperjuangkan aspirasi dan hak-hak umat Islam secara konstitusional dan meninggikan kalimat tauhid demi kejayaan negara kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Bangsa Indonesia akan terpecah karena kaum Syariah dan Khilafah berkedok 212 dan NKRI ingin kembali bangkit padahal kenyataannya mereka ingin mengganti Pancasila dengan menerapkan Syariat Islam di NKRI.

Sumpah setia kepada Habib Rizieq Shihab sudah berbelok dari arah perjuangan nilai agama karena sejatinya setia itu hanya kepada Tuhan, bukan kepada manusia.

Perlu diketahui, HRS adalah Imam Besar bagi FPI bukan dipilih umat Islam se Indonesia, sehingga jangan bawa-bawa umat dalam rencana dan agenda HRS serta pengikutnya demi berkuasa.

Miris dengan cara Al Khaththath dan penyelenggara reuni 212 mengatasnamakan gelar Ustad dan Ulama untuk politik semata.