Cabuli Siswi SMP, Kader Gerindra di Maluku Masuk Bui

0
122
Cabuli Siswi SMP, Kader Gerindra di Maluku Masuk Bui
Cabuli Siswi SMP, Kader Gerindra di Maluku Masuk Bui

Anggota DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku, Frederik Solissa akhirnya dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Piru terkait kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur.

Frederik tersangkut kasus pencabulan terhadap anak gadis dibawa umur pada tahun 2015 silam. Saat itu korban yang masih berstatus siswi SMP mengalami pelecehan seksual saat berada di pantai wisata Hatuhuran.

Kasus ini kemudian bergulir ke pengadilan. Di tingkat pertama, Frederik diputus bebas oleh hakim pengadilan Masohi. Jaksa kemudian melakukan banding hingga proses hukumnya sampai ke Mahkamah Agung.

Pada tahun 2017 lalu, MA kemudian memutus Frederik hukuman penjara 3,4 tahun selanjutnya memerintahkan eksekusi terhadap yang bersangkutan.

“Jadi putusannya itu sudah bersifat tetap atau inkrah, sehingga kita kemudian menjalankan perintah eksekusi dari MA,” kata Eka.

Setelah ditangkap, Frederik langsung dibawa ke Lapas Piru untuk menjalani hukuman.

Eka mengatakan, eksekusi terhadap Frederik berdasarkan perintah amar putusan Mahkamah Agung RI, Nomor 1751/ K/PID_SUS/ 2017.

“Kami telah menempuh langkah persuasif dengan berkoordinasi dengan pihak keluarga sebelumnya sehingga saat eksekusi dilakukan tidak ada hambatan apapun,” kata Eka di Ambon, Sabtu (3/2/2018).

Kasus serupa juga menyeret kader PKS berbuat mesum dengan anak SMA 17 tahun, oknum anggota DPRD Fraksi PKS Kabupaten Hulu Sungai Selatan berinisial GR (42) kepergok warga sedang berbuat mesum dengan gadis berumur 17 tahun di mobil dinasnya, Selasa (11/4/2017) sore.

Perilaku sederet kader-kader partai koalisi kardus sungguh bejat dan tidak bermoral. Sebagai wakil rakyat mereka tidak mampu memberikan contoh yang baik dan senang berbuat maksiat, tidak mampu mengendalikan nafsu birahi dan menjadikan anak-anak sebagai korban pelecehan seksual, yang justru mempermalukan partainya sendiri.