Dengan Dalil Hak Warga Negara, Anies Izinkan Anggota TGUPP Membela Prabowo Sesuai Orderan

0
813

Adanya anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang menjadi bagian tim kuasa hukum Prabowo-Sandi, patut disorot, karena dikhawatirkan akan terjadi tumpang tindih antara sebagai pengacara dan tim gubernur, karena penanganan sengketa pemilu bakal memakan waktu lama.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku tak masalah Bambang Widjojanto dan Rikrik Rizkiyana menjadi pengacara pasangan capres-cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam mengajukan gugatan hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi.

Keduanya merupakan anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan ( TGUPP) yang dibentuk Anies.

“Oh enggak (apa-apa), itu hak warga negara,” kata Anies ditemui di Jakarta Pusat, Kamis (23/5/2019).

Menurut Anies, tak ada perlakuan khusus kepada keduanya. Ia juga tak menjawab spesifik soal profesionalitas dan netralitas keduanya.
“Cukup sampai situ saja penjelasannya. Itu hak warga negara,” katanya mengulang.

Anies benar-benar berjuang total bagi junjungannya yang tahun lalu sempat dioakan oleh Anies untuk menjadi presiden mengulang sejarah Pilkada Jakarta.

Problemnya disini kenapa harus dari TGUPP, sementara TGUPP itu adalah lembaga yang jadi kelinci percobaan alias eksperimennya Anies dan kelompoknya. Karena belum berjalan lama bidang TGUPP yang baru dibentuk langsung dirombak. Tandanya, pendirian badan TGUPP Anies ini hanyalah terburu-buru buat menyerap anggaran APBD yang kadung disiapkan.

Pada 2018 lalu, Anies mengangkat Bambang Widjojanto sebagai Ketua TGUPP Bidang Komite Pencegahan Korupsi DKI Jakarta. Sementara itu, Rikrik menjadi Ketua Bidang Harmonisasi Regulasi.

Lalu pada Maret 2019 lalu, Anies merombak susunan dan nomenklatur TGUPP. Kedua bidang itu dilebur menjadi Bidang Hukum dan Pencegahan Korupsi. Tugasnya, menganalisis kebijakan gubernur dalam rangka penanganan masalah hukum dan pencegahan korupsi.

TGUPP yang sedianya bekerja untuk warga DKI justru bertindak tidak professional dengan tumpang tindih membela Prabowo dalam sengketa Pilpres.