Faldo Maldini Terang-terangan Bikin Video Prabowo Gak Akan Menang di MK

33 Views

Setelah beberapa kali Ketua Umum PAN bertemu dengan Jokowi dan mulai menjajaki koalisi setelah Pemilu usai. Membuat kader-kadernya pun kini terlihat berubah arah mengikuti jejak Ketua Umumnya tersebut.
Meski pun masih ada beberapa yang malu-malu mengakuinya, namun tetap saja pilihan Ketua Umumnya inilah yang kemudian akan diikuti mereka.

Karena PAN tahu bahwa yang memenangkan Pilpres bukan pihak Prabowo tetapi Jokowi.

Faldo Maldini adalah salah satu anggota BPN Prabowo-Sandi dari PAN. Jadi tidak heran kalau selama kampanye lalu Faldo ini terus menerus menjelekkan Jokowi. Tapi kini arah itu berbalik dan perlahan membongkar kekalahan Prabowo-Sandi.

Berikut pernyataan Faldo Maldini di video yang diungah di akun pribadinya.

“Di video kali ini gua akan menjelaskan tentang peluang Pak Prabowo di MK dan menurut gua Prabowo-Sandi nggak akan menang pemilu di Mahkamah Konstitusi,”

Alasan Faldo Maldini mengatakan bahwa Prabowo sulit menang di MK. Karena total selisih suara antara Jokowi dan Prabowo sangatlah jauh. Sekitar 17 juta suara. Dan ini memerlukan sekitar 36 ribuan TPS dengan kemenangan 100 persen bagi Prabowo baru bisa memenangkan Prabowo di MK.

“Secara legal formal, kalau kita bicara secara kuantitatif ya, kekalahan Prabowo-Sandi itu sekitar 17 juta suara. Dalam hal ini untuk membuktikan adanya kecurangan itu, setidaknya lo bisa membuktikan 50 persen lebih deh dari 17 juta itu terjadi kecurangan. Dari 17 juta, 50 persen, lo bagi dua aja misalnya kan, butuh 8,5. Berarti kan setidaknya kan lo butuh 9 juta dong bahwa ada potensi kecurangan dalam hasil penghitungan nih yang itu dibuktikan dengan C1 asli yang dimiliki oleh saksi.”

“Nah, 9 juta suara. Untuk mendapatkan 9 juta suara itu kita bagi rata misalnya per TPS. Di pemilu kemarin, maksimal kan 1 TPS itu 250 suara ya. Untuk membuktikan 250 suara ini Prabowo-Sandi menang, bisa kita bagi aja nih, 9 juta bagi 250, itu sekitar 30 ribuan, atau 36 ribulah TPS yang kita butuhin bahwa Prabowo-Sandi menang 100 persen. 36 ribu TPS, total TPS di Indonesia itu ada 800.000 by the way. Itu kalau Prabowo-Sandi menangnya 100 persen. Maksud gue, 250 orang Prabowo, 0 Jokowi, 250 orang Prabowo, 0 Jokowi, itu di 36 ribu TPS. Lo bayangin misalnya menangnya nggak 100 persen, berarti TPS-nya harus di atas 36 ribu dong? Kalau Pak Prabowo-Sandi misalnya menang cuma 50 persen di 36 ribu, maka ada penjumlahan jumlah TPS yang lo butuhin C1-nya gitu, kalau seandainya menangnya nggak 100 persen.”

Alasan yang cukup masuk akal itulah sehingga Faldo mengatakan bahwa Prabowo-Sandi akan sulit menang di MK. Karena memang akan sangat sulit bagi Prabowo untuk memenangkan suara rakyat di 36 ribu TPS dengan kemenangan 100 persen jika pemungutan suara diulang di 36 ribu TPS tersebut.

Adapun gugatan Prabowo ke MK itu hanya sekedar menghindari malu. Karena Prabowo sebelumnya sudah mendeklarasikan diri atas kemenangannya tersebut.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *