Gerindra Jangan Ngarep dan Kegeeran Ngaku Ditawari Kursi Menteri Oleh Jokowi

23 Views

Rekonsiliasi antara Prabowo Subianto dengan Joko Widodo hingga saat ini belum juga terwujud. Padahal momen Hari Raya Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk merajut kembali talisilaturahmi pasca hangatnya konestasi Pilpres 2019.

Meski Prabwo belum bertemu dengan Jokowi, namun Partai Gerindra sudah mengklaim mendapatkan tawaran kursi menteri dari Jokowi.

Klaim tawaran kursi menteri itu sebelumnya disampaikan oleh politikus Gerindra Andre Rosiade saat menanggapi harapan pemerintah terhadap bergabungnya PAN dan Demokrat. Andre mengatakan harapan yang sama juga pernah disampaikan ke partainya. Jokowi, kata Andre, bahkan menawarkan kursi menteri kepada Partai Gerindra.

“Bahkan kita juga mendengar dari berbagai pihak, Pak Jokowi juga ingin mengajak Gerindra bergabung dalam pemerintahnya, dan juga menawarkan berapa kursi menteri. Itu yang pernah kita dengar, dan bahkan saya mendengar tawaran itu sendiri dari berbagai tokoh di pihak Pak Jokowi. Tapi sekali lagi, itu hak mereka ingin berharap seperti apa,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (6/6/2019).

Sikap percaya diri Gerindra dengan mengklaim ditawari kursi Menteri menurut Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin meminta Gerindra tidak geer.

“Jangan dulu kegeeran ya, jangan geer, deh. Ketemu saja belum dengan Partai Gerindra, kok sudah merasa ditawari kursi menteri di kabinet,” kata Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Kamis (6/6).

Ace mengatakan pihak Jokowi selama ini belum pernah bertemu dengan Partai Gerindra, khususnya sang ketum, Prabowo Subianto. Dia pun menyarankan agar pertemuan digelar terlebih dahulu sebelum mengklaim adanya tawaran jabatan.

“Lebih baik silaturahmi saja dulu seperti yang dilakukan Pak AHY dan Pak Zul (Zulkifli Hasan, Ketum PAN) supaya suasana menjadi adem dan penuh dengan kesejukan di momen seperti Lebaran ini,” ujarnya.

Ace menambahkan bahwa silaturahmi tak harus dimaknai secara politik. Silaturahmi, lanjut dia seperti dalam ajaran agama, membawa keberkahan. Karena itu ia meminta hal itu tak harus dikait-kaitkan ke politik.

“Biar suasana sejuk dan adem. Rakyat ingin tak perlu ngomong-ngomong pilpres karena sudah selesai pilpresnya,” kata politikus Golkar itu.

Jadi memang Partai Gerindra jangan terlalu percaya diri dengan mengklaim ditawari kursi menteri. Masih banyak orang-orang yang lebih pantas, berkompeten, dan lebih baik dari orang-orang di Partai Gerindra. Setelah kalah, sekarang mau enaknya aja. Jangan ngarep deh!

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *