Hanya Jokowi Yang Kunjungi Papua 8 Kali, Lukas Siap Dipecat SBY Karena Mendukung Jokowi-Ma’ruf

0
640

Radarkontra – Setelah DPD Partai Demokrat Jawa Timur memutuskan mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melanjutkan pemerintahannya ke periode kedua, Partai Demokrat di Papua yang dimotori langsung ketua DPD Papua dan Gubernur Papua Lukas Enembe menyatakan dukungan yang sama.

Pilihan Lukas Enembe ini tidak lepas karena kinerja Jokowi yang berhasil membangun Papua serta menjadi satu satunya pemimpin yang delapan kali berkunjung ke Papua.

“Beliau orangnya luar biasa bagaimana datang delapan kali ke Papua. Ini diluar kelaziman pemerintahan sebelumnya. Saya tidak tahu apa yang diinginkan di Papua tapi yang jelas beliau punya kepedulian untuk membangun Papua. Kunjungannya mengobati kerinduan rakyat Papua yang selama ini disentuh pimpinan sebelumnya,” kata Lukas.

Dukungan Lukas Enembe tersebut bahkan akan disosialisasikan tidak hanya ke kader Partai Demokrat, namun juga ke seluruh rakyat Papua yang dipimpinnya.

“Saya akan memerintahkan seluruh rakyat di Papua untuk memilih Jokowi dalam Pilpres 2019 dan siap ‘bungkus suara’ untuk beliau,” kata Lukas Enembe seusai rapat pleno terbuka KPU Papua dengan agenda penetapan pasangan calon terpilih pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua di Jayapura, Senin (13/8/2018).

Dia mengatakan, selaku pimpinan partai ia siap mendapat dan menerima sanksi terkait pilihan pada Pilpres 2019. Ini sesuai nurani, karena Jokowi satu satunya Presiden yang sudah delapan kali berkunjung ke Papua.

“Kalau dipecat gak ada masalah. Banyak partai kok tidak ada masalah. Kemungkinan saya ke partai NasDem, jadi dewan pembina disana. Kalau dipecat, tahun depan saya akan gelar musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) untuk pemilihan ketua DPD Demokrat Papua yang baru, karena kita perlu melakukan kaderisasi selanjutnya,” kata Lukas Enembe.

Selain itu, selama masa kepemimpinan Jokowi, rakyat di Papua sudah merasakannya dengan meningkatnya infrastruktur sehingga akses antardaerah semakin terbuka.

Dukungan terhadap Jokowi pada 2019 sudah disampaikan kepada Sekjen Partai Demokrat Hinca Pandjaitan dan akan menyerukan seluruh rakyat di Papua memilih Jokowi sebagai Presiden, kata Enembe yang didampingi Ketua KPU Papua Theodorus Kossay dan Ketua Bawaslu Mettu Infandy.

Ia mengaku siap menerima sanksi selaku Ketua DPD Partai Demokrat Papua.

Ketika ditanya program kerjanya mendatang, Enembe mengatakan akan mengfokus pada pembangunan infrastruktus khususnya menyelesaikan sarana persiapan PON 2020. Selain itu pembangunan jalan penghubung antarkabupaten juga akan diprioritaskan, kata Lukas Enembe.

Pasangan gubernur Lukas Enembe-Klemen Tinal berhasil meraih 1,3 juta suara, sedangkan Jhon Wempi Wetipo-Habel Suwae memperoleh 932 ribu.