Hasto: Harus mencari calon pemimpin yang jujur, visioner

11 Views

Radarkontra – Membuka lembaran baru di tahun 2018 diharapkan menjadi momentum memperkuat spirit kemanusiaan yang dilandasi dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar bernegara.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan berharap demikian dan terus memperjuangkannya.

“Tahun politik 2018 menjadi ujian apakah demokrasi Indonesia mampu berdiri kokoh pada pemahaman nilai kemanusiaan yang menyatu dengan nilai ketuhanan, kebangsaan, musyawarah mufakat dan perjuangan menegakkan keadilan sosial,” ujar Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristianto di Jakarta, hari ini.

Sebab, lanjutnya, demokrasi dalam pemilu hanyalah alat. Menurutnya, demokrasi jangan memecah belah bangsa hanya demi alasan kemenangan. Dalam konteks ini, PDI Perjuangan berharap agar Pilkada Serentak 2018, meskipun terjadi persaingan, bahkan kontestasi kekuasaan untuk memenangkan Pemilu, namun watak perikemanusiaan dan perikeadilan tetap menjadi tolok ukur utama kualitas demokrasi di Indonesia.

Dikatakan Hasto, PDI Perjuangan juga mengingatkan bahwa sejak awal mula, cita-cita kemerdekaan Indonesia muncul karena perasaan terjajah, diperlakukan tidak adil, dan terampas jiwa kemanusiaannya. Karena itulah tahun Politik 2018 harus dimaknakan untuk memperhebat bekerjanya nilai-nilai kemanusiaan itu.

“Dengan demikian, melalui Pemilukada, yang dicari adalah para pemimpin yang jujur, visioner, dan mampu membawa perubahan untuk perikehidupan rakyat yg lebih baik. Mereka yang menghalalkan segala cara dan mengingkari nilai kemanusiaan dengan menyebarkan permusuhan, kebencian dan perpecaham, hendaknya tidak dipilih,” tuturnya.

PDI Perjuangan percaya bahwa kemanusiaan adalah satu. “Jangan pernah gunakan kekuasaan untuk menang dengan segala cara. Indonesia adalah bangsa yang bermartabat dan berkeadaban Pancasila,” lanjutnya.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *