Ideologi Teroris JAD Tetap Tumbuh, Masyarakat Diminta Waspada

0
129
Ideologi Teroris JAD Tetap Tumbuh, Masyarakat Diminta Waspada

Kepala Staf Kepresidenan Indonesia, Jendral TNI (Purn) Moeldoko, meminta semua tetap waspada terhadap jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD), sebab meskipun secara organisasi JAD telah bubar bukan berarti sel-selnya mati.

“Mereka ini memang lebih kuat di ideologi sehingga walaupun kita merasa seolah-olah barangnya habis tapi sel selnya selalu tumbuh. Nah sel-sel inilah yang menyebar sehingga jangan mengatakan bahwa oh gak ada lagi,” ungkap Moeldoko di Universitas Paramadina, Jakarta Selatan, Rabu (13/3/2019).

Sebelumnya diberitakan, Densus 88 Antiteror Polri menangkap terduga teroris bernama Husain alias Abu Hamzah (AH) di Sibolga, Sumatera Utara. Diduga kuat pelaku termasuk jaringan JAD yang berafiliasi dengan ISIS.

Moeldoko mengatakan, yang terjadi sekarang bahkan banyak teroris yang terikat lagi dengan organisasi, namun melakukan teror atas keyakinan sendiri. Ia pun mencontohkan, aksi teror yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu.

“Sangat mungkin terjadi (teroris main sendiri tanpa instruksi). Beberapa kejadian putus dari struktur. Seperti teror di Surabaya setelah diselidiki non struktur,” ucap dia.

Kendati demikian, sejauh ini lanjut Moeldoko menuturkan bahwa pihak kepolisian terus menyelidiki apakah teroris yang ditangkap di Sibolga juga sama.

“Di Sibolga kecenderungannya ikut jaringan ISIS tapi jaringan komando lagi di dalami,” ujarnya.