IMA Sebut Pembangunan Jalan Tol Akan Memberikan Multipliers Effect

0
122

Radarkontra – Setiap Presiden memiliki ciri khas dalam memimpin sebuah pemerintahan. Dan ciri khas itu membawa Indonesia menuju pada kemajuan. Jika Presiden ke-2 Soeharto dikenal dengan julukan Bapak Pembangunan di zaman orde baru kini Presiden Joko Widodo pun juga dikenal dengan Bapak Infrastruktur.

Infratstruktur adalah ciri khas pemerintahan Jokowi. Meski ada beberapa pihak yang menyangsikan langkah itu, tapi tidak dengan Indonesia Marketing Association (IMA). Mereka memprediksi, jalan tol Solo-Kertosono justru akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi Soloraya.

“Keberadaan infrastruktur baru seperti jalur tol Salatiga-Solo, Solo-Kertosono, serta kereta api bandara akan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi Soloraya,” kata Presiden IMA Chapter Solo, Retno Wulandari di Solo.

Selain itu, regulasi transaksi nontunai di jalan tol juga akan berpengaruh positif terhadap “masyarakat non tunai” (cashless society) yang kini mulai tumbuh.

“Saya melihat akan ada pergeseran dalam tren marketing dan ekonomi 2018 di Soloraya. Dari transaksional ke kolaborasi atau kerja sama dalam mendukung transaksi nontunai ini. kata Retno.

Dia memprediksi, akan ada ‘multiplier effect’ atau efek tambahan lain dari memasyarakatnya transaksi nontunai di jalan tol. Termasuk bagaimana transaksi tersebut akan diterapkan di sektor lain.

“Salah satunya adalah peran distribusi online makin besar dalam mendukung perkembangan usaha kecil menengah (UKM) termasuk di Kota Solo yang jumlah UKM-nya cukup banyak,” kata Retno.

Melihat geliat ekonomi ini, IMA berharap, sektor pemasaran juga merasakan dampak positifnya.

“Oleh karena itu, kami ingin Rakernas IMA ke depan dapat dilaksanakan di Kota Solo. Sehingga makin banyak orang yang datang ke kota ini untuk selanjutnya bisa mengeksplorasi potensi yang ada,” paparnya.