Ini Bukti Paham Terlarang ISIS Telah Berkembang Di Kampus Elit Indonesia

0
497
Paham terlarang ISIS telah dideklarasikan di kampus-kampus oleh gerakan HTI

Ini Bukti Paham Terlarang ISIS Telah Berkembang Di Kampus Elit Indonesia

Radarkontra – Beberapa video di akun media sosial youtube telah menjadi bukti nyata bahwa paham terlarang yang jelas Anti Pancasila telah merasuki kampus-kampus terkemuka di Indonesia, terutama ITB, Universitas Brawijaya, UNS Solo dan sebagainya.

Dalam video-video tersebut mereka disebut berorasi dengan megah dan menghentak bumi sambil menyampaikan propaganda-proganda bahwa Indonesia telah dikuasai para liberal dan berbagai pernyataan pembusukan aparat pemerintahan negara, hal mana merupakan gembelengan mereka selama bertahun-tahun hingga letupan-letupan teroris akhir-akhir ini menjadi nyata.

Para orator tersebut menyebut tiga pilar baru dalam Islam yang harus ditegakkan yakni antara lain : 1. Ketakwaan Individu, 2. Kontrol sosial masyarakat 3. Penerapan hukum (Islam) oleh negara. Tekanan pada orasi mereka jelas menuju pendirian Negara Islam yang menerapkan Hukum Islam sesuai tafsir mereka sendiri kelak.

Kontradiktif dengan ajakan mereka untuk mengubah sistem Pancasila menjadi Sistem Khilafah mereka, mereka mengakui bahwa yang tersisa dari tiga pilar yang ingin ditegakkan mereka adalah ketakwaan individu, tanpa mereka sadari bahwa ketakwaan individu inilah menjadikan masyarakat Indonesia berbangsa dan hidup nyata ditengah-tengah pergulatan berbagai ideologi didunia.

Ketakwaan individu ini pula yang merupakan warisan konsensus para pendiri bangsa ini agar Rakyat Indonesia tidak lagi terpecah belah dan tetap bersatu hidup rukun ditengah kebhinnekaan. Ketakwaan individu yang diakui mereka adalah proses pembelajaran dan syiar Agama Islam yang terus menerus dilakukan para ulama dan kyai dengan ikhlas ditengah-tengah kebhinnekaan bangsa ini.

Demokrasi dan kedaulatan rakyat menurut mereka harus diambil kembali dari masyarakat karena menuduh Pancasila adalah sistem liberal dan sekuler semata. Tak pelak maka sejak HTI menggelar perhelatan Akbar, Indonesia Congress of Muslim Students, pada Oktober hingga November 2014, di 73 kota di seluruh Indonesia dengan jargon “We Need Khilafah, Not Democracy” maka para pemuda Indonesia utamanya para mahasiswa yang dikampus-kampus tersebut sedapat mungkin berhati-hati dengan paham-paham sesat mereka dan ciri mereka selalu berlindung dengan tagar keagamaan nan hampa.

Mereka tidak akan pernah mengakui para ulama Indonesia berjuang dan berjihad mengusir penjajah dari Bumi Pertiwi. Nafsu mereka hanya ingin menguasai Indonesia yang telah diwariskan para pendiri bangsa ini dengan darah jihad sebenarnya dan meracuni pikiran-pikiran pemuda generasi mileneal yang dahaga atas ilmu Islam yang sebenarnya, yang Rahmatan Lil Alamin.

Video-video propaganda Negara Khilafah yang sesuai versi ISIS adalah sebagai berikut :

Mahasiswa ITB tuntut dibentuknya Khilafah :
https://youtu.be/ksloLRxTJao

Mahasiswa di Solo tuntut pembentukan Khilafah :

https://youtu.be/9NVtWmuTjJM

Mahasiswa Sumut tuntut di bentuknya Khilafah :
https://youtu.be/w2TkfAFTqXU

Mahasiswi Unibraw Tuntut pembentukan Khilafah :
https://youtu.be/UjWaCmf2aT0