Janji di DKI Saja Tak Terwujud, Sandiaga Uno Belum Mampu di Tingkat Nasional

0
619
Janji di DKI Saja Tak Terwujud, Sandiaga Uno Belum Mampu di Tingkat Nasional
Janji di DKI Saja Tak Terwujud, Sandiaga Uno Belum Mampu di Tingkat Nasional

Mengukur kemampuan sesorang dalam hal kepemimpinan adalah hal wajar, karena kemampuan itu akan membawa kemajuan dalam mengelola sebuah negara. Namun, bagaima jika seseorang itu tak mampu mengelo dalam skup kecil dan ingin berlagak ke yang lebih besar.

Hal inilah yang terjadi pada sosok mantn wakil Gubernur DKI jakarta, Sandiaga Uno dalam hal kemampuannya mengelola janji-janji kampanyenya terdahulu.

Publik mungkin masih ingat bagaimana retorika Anies Baswedan ketika menjelaskan dengan kepercayaan diri tinggi, soal penanggulangan banjir. Dia meyakini cara yang benar menanggulangi banjir adalah dengan membuat drainase vertikal.

Entah tersirap oleh keyakinan sang Gubernur, tak banyak reaksi dari para ahli atau pengamat tentang teknik ala Gubernur tersebut, namun sejauh ini banjir tetap saja mengancam ibukota. Nalar kita memang tidak mudah memaklumi penjelasan seperti yang diungkapkan Anies.

Warga DKI seakan terpaksa menelan kekecewaan akibat banyaknya program Gubernur mandek.

Kembali ke janji kampanye Sandi saat masih menjadi Wagub DKI belum terealisasi, seperti program OK OCE untuk mendirikan Gerai Tani OK OCE dan OK OCE Mart berakhir memprihatinkan, bahkan gagal total memenuhi target.

Rekam jejak Sandi di Pemda tidak cukup menjadi modal bagi keberhasilannya menarik hati pemilih, sebab program unggulannya OK-OCE seakan-akan dipaksakan untuk dipromosikan ke tingkat nasional, padahal di tingkat Jakarta saja tampak terseok-seok.

Kegagalan kepemimpinan Sandi untuk mewujudkan janji di DKI Jakarta, akan membuatnya kesulitan mendapat mandat dari rakyat. Bagaimana rakyat akan percaya Sandi mampu mengelola negara sebesar ini, jika untuk mengelola wilayah seluas Jakarta saja terkesan tak mampu berbuat banyak.

Jika mengelola Jakarta sebagai miniatur Indonesia saja sudah kedodoran, jangan harap Sandi mampu mengelola Indonesia yang luasnya berlipat-lipat dari Jakarta. Rakyat tidak butuh pemimpin yang hanya mampu berbicara besar, tapi minim pembuktian.

Sandi yang meskipun posisinya sebagai orang kedua, diyakini akan mengambil peran besar kelak. Jadi publik harus melihat potensi Sandi sama besarnya dengan capresnya sendiri.