Jokowi Ingatkan BUMN untuk Libatkan Kontraktor Kecil Saat Garap Proyek Infrastruktur di Daerah

0
52

Radarkontra – Pembangunan infrastruktur tidak hanya untuk mengejar ketertinggalan dengan negara-negara lain tetapi juga menumbuhkan sentra ekonomi baru karena memberikan nilai tambah bagi daerah di seluruh penjuru Tanah Air.

Pembangunan infrastruktur itu sendiri merupakan upaya untuk membangun peradaban, membangun konektivitas budaya serta membangun infrastruktur budaya baru.

Pembangunan infrastruktur yang tengah digenjot pemerintah Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla tidak hanya menguntungkan pengusaha besar tapi juga dirasakan langsung manfaatnya oleh rakyat kecil.

“Sejak awal pemerintah memandang pembangunan infrastruktur diperlukan untuk meningkatkan pemerataan ekonomi, meningkatkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Jokowi saat memberikan arahan pada acara Pembiayaan Proyek Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) 2017 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Selain itu, menurut Jokowi, setiap infrastruktur yang dibangun di berbagai daerah akan menciptakan lapangan kerja untuk warga. Setelah infrastruktur yang dibangun selesai, lanjut Jokowi, manfaatnya juga akan terasa bagi masyarakat.

Karenanya, Kepala Negara mengingatkan agar para menteri, kepala daerah dan BUMN melibatkan kontraktor-kontraktor kecil saat menggarap berbagai proyek di daerah.

“Setiap pembangunan infrastuktur juga akan menumbuhkan pendukung-pendukung dalam rangka infrastruktur itu jadi,” ujarnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta mencontohkan tol laut. Dulunya sebuah pelabuhan tidak didatangi kapal secara rutin. Namun dengan adanya tol laut, maka pelabuhan bisa didatangi kapal setiap jamnya.

“Sehingga apa, saya ini mendengar langsung dari rakyat. Mereka bisa berjualan kelapa. Karena ada pedagang datang membeli kopra di kampung-kampung. Pedagang itu bisa membawa barang-barang itu karena ada kapal yang jelas. Kapan kapal itu tiba, kapan kapal itu berangkat,” katanya.

Sehingga tambah Jokowi dengan jalan tol itu, jadi akan mempercepat mobilitas orang maupun mobilitas barang, yang akhirnya akan menurunkan harga-harga yang dilalui jalan tol tersebut.

Karena itu, dalam membangun infrastruktur tidak ada kepentingan sedikit pun baik bisnis maupun politik tapi murni keinginan pemerintah agar pembangunan bisa dirasakan di luar Pulau Jawa.

Presiden Jokowi menyatakan, bahwa Indonesia bukan hanya Jawa saja. Memiliki 17 ribu pulau. Dengan pemerataan pembangunan infrastruktur maka bisa berdampak positif bagi Indonesia. Sebab peringkat kompetitifnya Indonesia juga bisa naik.