Jokowi Sebut Seharusnya Tak Ada Lagi Rakyat Indonesia yang Mempermasalahkan Pancasila

40 Views

Presiden Jokowi menegaskan Pancasila adalah ideologi Indonesia. Ia pun mengingatkan bahwa bangsa Indonesia memiliki norma-norma agama, memiliki etika dan tata krama ketimuran, serta memiliki budaya yang luhur.

“Kita harus ingat ini, Pancasila adalah rumah kita bersama, rumah bersama kita sebagai saudara sebangsa setanah air. Tidak ada toleransi sedikitpun bagi yang mengganggu Pancasila,” kata Jokowi dalam acara Visi Indonesia di SICC, Bogor, Minggu (14/7/2019).

Jokowi menilai, seharusnya tak ada lagi rakyat Indonesia yang mempermasalahkan Pancasila. Sebab rakyat Indonesia adalah rakyat yang ber-bhineka tunggal ika.

“Tidak ada lagi orang Indonesia yang tidak toleran terhadap perbedaan, tidak ada lagi orang Indonesia yang tidak menghargai penganut agama lain, warga lain, suku lain, dan etnis lain,” ujarnya.

Dengan persatuan, lanjut Jokowi maka mimpi besar bangsa Indonesia akan terwujud melalui optimisme masyarakat serta kepercayaan diri menatap masa depan dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa dikepemimpinannya yang kedua kali ini ia akan prioritaskan pembasmian radikalisme dan gerombolan perusak negeri. Gerombolan yang menjual agama tapi punya niat terselubung dan juga gerombolan yang ingin mengubah ideologi Pancasila dengan konsep khilafah.

Untuk itu Presiden Jokowi bersikap tegas terhadap pihak-pihak yang berusaha mengganggu kedaulatan negara dan Pancasila. Penegasan tersebut menjadi sindiran kepada pihak-pihak yang selama ini menjadi ganjalan bagi pelaksanaan demokrasi Indonesia.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *