Kabar Penemuan Mayat Siswa SD di Kemayoran Hoaks

0
176

Radarkontra – Kabar tentang penemuan mayat seorang siswa SDN Pademangan Barat 11 di Kemayoran, Jakarta Pusat, merupakan berita bohong atau hoaks.

Kapolsek Kemayoran Kompol Saiful Anwar memastikan kabar yang beredar di dalam pesan singkat yang beredar melalui WhatsApp adalah hoaks.

“(Kabar penemuan mayat) itu hoaks,” ujar Saiful saat dikonfirmasi, pada Senin (29/10/2018).

Dalam pesan yang beredar, disebutkan mayat siswa tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan karena salah satu organ tubuhnya telah diambil oleh pelaku.

“Telah ditemukan mayat seorang anak SDN Pademangan Barat 11 kelas satu pada pukul 22.00 di Kemayoran dengan kondisi yang mengenaskan,” bunyi pesan yang beredar tersebut.

“Yaitu anggota organ tubuh bagian dalamnya telah diambil dan dijual oleh pelaku. Untuk para rekan guru untuk lebih waspada terhadap anak anak didiknya,” lanjut pesan itu.

Pihaknya telah melakukan pengecekan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) namun tidak menemukan adanya kasus penculikan ataupun penemuan mayat.

Saiful menyebutkan kabar hoaks tentang penculikan dan penemuan mayat anak-anak di kawasan Kemayoran telah terjadi dua kali dalam satu minggu terakhir.

Aparat kepolisian telah melakukan pengecekan tetapi tidak menemukan tanda-tanda kasus penculikan ataupun penemuan mayat. Saiful menambahkan, pihaknya juga tidak menerima laporan kehilangan dari masyarakat. “Udah dua kali Kemayoran diisukan ini (penculikan dan penemuan jenazah). Tapi nggak ada laporan dari satupun keluarga korban,” kata Saiful.

Saiful mengimbau kepada masyarakat agar selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima melalui media apapun agar tidak turut menjadi penyebar hoaks yang merugikan diri sendiri maupun pihak lain.