Kalahkan Semburan Dusta Saatnya Indonesia Masuk di Era Kemajuan

0
1400

Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menegaskan bahwa semburan dusta atau firehose of falsehood tidak akan bisa meraih kemenangan politik di Indonesia.

Semasa kampanye Pilpres 2019 Tim Kampanye Jokowi menyoroti ciri-ciri propaganda firehose of falsehood.

Pertama, berusaha mendapatkan perhatian media dengan pernyataan dan tindakan yang konyol serta mengundang kontroversi.

Kedua, melemparkan pernyataan-pernyataan yang bentuknya partial truth, misleading claim, dan bahkan bohong. Tujuan dari pengulangan itu untuk menghilangkan kepercayaan pada data objektif dan merusak kredibilitas sumber data.

Ketiga, pernyataan itu dikeluarkan secara berulang ulang dan terus menerus sehingga menjangkau banyak orang.

“Kami menganalisa karena masyarakat di Indonesia kita bisa mengalahkan semburan dusta, maka semburan dusta di Indonesia tidak bisa mencapai kemenangan politik,” kata Budiman saat menghadiri Forum Inovator 4.0 Indonesia bertajuk “Kecerdasan Buatan dan Biopolitik; Membangun Masyarakat Kebal Semburan Dusta” di Jakarta, Minggu (16/6).

Menurut Budiman, semburan dusta semakin subur saat masyarakat penerimanya menyukai kabar bohong asal menyenangkan. Padahal, kata dia, daya rusak dari kebohongan tersebut bisa memengaruhi individu hingga bisa merusak tatanan sosial suatu bangsa.

“Semburan dusta ini tidak berhenti dan bikin kecanduan,” ungkap Budiman.

Oleh karena itu, Budiman menyerukan Indonesia harus membangun sumber daya manusia yang kebal semburan dusta dengan membuat gerakan studi otak dan genetik manusia.

“Kita pasti bisa. Dulu sejarah kebebasan, lalu awal 2000 kita masuk era keadilan, sekarang Indonesia harus masuk masanya kemajuan,” ujarnya.