KH Ma’ruf Amin Fatwanya jadi Rujukan Negara-negara Luar Indonesia

69 Views

Radarkontra – Kiyai Makruf Amin 75 tahun adalah sosok nahdhiyin yang sarat pengalaman di bidang politik dan orang yang mempunyai kedalaman ilmu agama. Beliau tokoh Islam Wasathiyah .Islam Rahmatan lil Alamin .

Islam yang dikembangkan adalah Islam yang Moderat ( tawasuth),proporsional ( tawazun) berkeadilan ( i’tidal ) dan toleran ( tasamuh).Maka dari itu pandanganya tentang Bangsa dan Negara RI terletak pada keteguhannya bahwa Pancasila,UUD45,NKRI dan Bhineka Tunggal Ika adalah harga mati yang harus terus diperjuangkan untuk semua rakyat dan bangsa Indonesia .Beliau terus mengajarkan bahwa kebhinekaan Indonesia adalah sebuah keniscayaan yang harus diterima, mengingkari kebhinekaan dengan exlusivisme adalah pengingkaran terhadap Indonesia.

Kedalaman ilmu agama yang diterapkan dalam kontek kekinian dan modernitas menjadikan pandangan-pandangannya terhadap persoalan baru dan  kontekstual terasa progressif dan selalu aktual.sehingga beliau tidak pernah mandeg memikirkan segala persoalan yang berkembang .Pengalaman Kyai Makruf Amin menjadi Ketua Komisi Fatwa kemudian Ketua yang membidangi Fatwa dan kemudian Ketum MUI memperlihatkan betapa hasil-hasil fatwa itu jernih dan progressif sesuai dengan kebutuhan umat.

Beliau juga menjadi Ketua Dewan Syariah Nasional yang melahirkan fatwa-fatwa di bidang Ekonomi Syariah. Bahkan Fatwa-fatwa Dewan Syariah Nasional banyak mnjadi rujukan bagi negara-negara di luar Indonesia. Sebagai Ketua Dewan Syariah Nasional beliau sangat paham Ekonomi Makro , finance, perbankan,asuransi dan saham,karena untuk mengeluarkan sebuah fatwa harus tahu perkembangan produk konvensional yang kemudian membandingkan ,menserasikan dan menggabungkan istilah ,pendapat sehingga lahirlah fatwa yang dibutuhkan di bidang ekonomi syariah yang saat sekarang terus dikembangkan di dunia dan termasuk di Indonesia.

Hampir semua lembaga keuangan perbankan pasar saham dan asuransi di Indonesia mempunyai Unit Syariah .Bahkan Pak Jokowi berkenan menjadi Ketua Komisi Nasional Keuangan Syariah ( KNKS) .Atas kehebatan beliau itu maka lembaga-lembaga pendidikan yang terpercaya seperti UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memberikan gelar Doktor Hc di Bidang Ekonomi Syariah dan Kemudian Mendapat Gelar Professor dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Tentu saja yang paling penting dari Kiyai Ma’ruf Amin  adalah ketokohan beliau sehingga dipercaya menjadi Rais Am PBNU dan Ketum MUI sebuah jabatan dan pengakuan keulamaan tertinggi di PBNU dan di kalangan para Ulama seluruhnya.

Atas dasar latar belakang tersebut beliau disegani semua kalangan keagamaan di Indonesia baik itu muslim maupun yang non muslim. Selain itu beliau adalah cicit dari ulama besar Banten Syekh Nawawi Al Bantani.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *