Krisis Ekonomi Akan Menjadi Narasi Kampanye Prabowo-Sandi Yang Jauh Dari Fakta

0
65
Krisis Ekonomi Akan Menjadi Narasi Kampanye Prabowo-Sandi Yang Jauh Dari Fakta
Krisis Ekonomi Akan Menjadi Narasi Kampanye Prabowo-Sandi Yang Jauh Dari Fakta

Isu ekonomi mulai dimainkan oleh pihak penantang petahana Presiden Jokowi dalam rangka menafikan kinerja dan prestasinya selama 4 tahun terakhir.

Isu ekonomi ini adalah kelanjutan dari isu SARA yang sudah tidak mempan dimainkan oposisi tanpa mempersiapkan data dan fakta yang valid.

Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto juga telah mengisyaratkan bakal menjadikan isu ekonomi sebagai senjata utamanya di Pilpres 2019 menghadapi petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Hal itu dibicarakan bakal capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyambangi kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) di Kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2018) malam.

Usai pertemuan sekitar satu setengah jam itu, kepada wartawan Prabowo mengungkapkan berbagai hal-hal yang dibicarakan bersama SBY.

Namun sejumlah pengamat meyakini isu-isu yang dilontarkan oleh oknum-oknum yang tidak suka dengan Jokowi adalah isu-isu elitis atau yang hanya dibicarakan oleh elite-elite ekonomi saja, seperti utang, melambungnya harga dollar dan anjloknya harga IHSG sehingga tidak berpengaruh pada elektabilitas.

Hingga saat ini pemerintah terus berfokus merumuskan kebijakan ekonomi yang berdasar pada ekonomi kerakyatan untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara umum, bukan sekedar menjawab tantangan dan kritikan dari pihak oposisi semata yang minim data serta fakta.

Salah satu upaya pemerintah dalam memperbaiki ekosistem Indonesia adalah dengan ekonomi digital, dimana hal tersebut bisa menjawab masalah sentralisasi menjadi desentralisasi serta menaikkan potensi market untuk berbagai bisnis.