Kronologis Penemuan Paket 97 Butir Peluru Tajam dari Makassar ke Papua

0
138
Penemuan Paket 97 Butir Peluru Tajam dari Makassar ke Papua, Ketua Presidium IPW, Neta S Pane : Usut Pelakunya

Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Polri segera menangkap pelaku pengiriman peluru tajam yang dimasukkan ke dalam tujuh koli paket pengiriman lewat udara ke Papua.

Dari informasi yang diperoleh, paket peluru tajam itu ditemukan Sabtu 30 Desember 2017 sekitar pukul 11.00 WITA di X-Ray RA Cargo Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.
Rencananya peluru tajam itu akan dikirim dengan pesawat Lion Air JT-798 tujuan Jayapura. Peluru tajam itu dimasukkan ke dalam tujuh koli barang barang berisi obat obatan makanan, pakaian dan mainan.

“Hal inil perlu diantisipasi dan diusut Polri, mengingat Papua memiliki tingkat kerawanan tersendiri,” tegas Ketua Presidium IPW, Neta S Pane di Jakarta, Minggu (31/12/17).

“Sementara ini Peluru Tajam yang sudah ditemukan sebanyak 97 butir. Dari data yang ada penerima peluru tersebut bernama Ibu Kartini/Mama Taufik di Jayapura Papua,” ungkapnya.

IPW menilai, kasus penyelundupan peluru tajam ke Papua ini adalah kasus serius yang harus dituntaskan Polri. Mengingat saat ini Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tengah menunjukkan aktifitas yang tinggi dan cenderung agresif.

“Terlepas dari hal itu Polri perlu mengusut apakah kasus ini ada kaitannya dengan berbagai aksi penembakan gelap yang sering terjadi Papua selama ini,” jelas Neta.

Kronologis

Adapun Kronologis kejadian Pukul 10.30 Wita Rais dari Pihak PT. Pos Indonesia memasukkan Kargo via Lion air tujuan Jayapura dengan SMU 990-1997774 (7 Koli) dengan keterangan PTI berisi obat, makanan, pakaian dan mainan. Pukul 10.35 Wita Kargo tersebut dilakukan penimbangan dan langsung diinput ke dalam Sitec untuk penerbitan Bukti Timbang Barang.

Kemudian, Pukul 10.40 Wita Kargo dimasukkan ke dalam mesin X-ray untuk dilakukan pemeriksaan oleh petugas X-ray Andre Yusuf dan kargo tersebut dicurigai Peluru. Pukul 10.55 Wita petugas security yg bertugas di X-ray sdr. Andre yuduf yang mencurigai paket tersebut meminta ke Rais petugas PT.Pos Indonesia untuk membuka paket tersebut dan dilakukan pemeriksaan secara manual, setelah di buka paket tersebut berisi Peluru Tajam sebanyak 97 butir.

Seterusnya, Pukul 11.00 Wita barang tersebut kemudian dilaporkan dan diamankan di Ruangan Air Cargo Terminal Supervisor Suherman untuk pendataan lebih lanjut, dan didapat keterangan bahwa Jumlah peluru yang terdapat pada paket tersebut adalah 97 butir. Data Pengirim an. abd rasyid Alamat jl. Sahabat 3 No 17 pondok batari kota Makassar. Data Penerima an. Ibu kartini/mama taufik Alamat jl. Nimborang No 105 Dok VII Bawah Jayapura Papua.

Kemudian, rencana kargo tersebut akan dikirim menggunakan pesawat Lion air nopen JT-798 tujuan Jayapura.

Setelah itu, Pukul 13.35 Wita,Setelah dilakukan pendataan Barang tersebut kemudian dirapikan kembali dan diamankan di Ruangan Air Cargo Terminal Supervisor sambil menunggu petugas pihak Polsek Kawasan Bandara untuk dilakukan proses serah terima barang tersebut.