Ma’ruf Amin: Santri Berdiri Paling Depan Menghadapi Ancaman terhadap Bangsa

0
90

Radarkontra – Calon wakil presiden nomor urut 01 KH Maruf Amin mengungkapkan bahwa santri tidak bisa dilepaskan dari proses berdirinya Indonesia. Terlepas dari peran santri, Ma’ruf mengatakan bahwa bela negara itu merupakan tugas sejarah.

“Karena itu, tidak mengherankan bila santri berdiri paling depan bila ada ancaman terhadap bangsa, ancaman terhadap NKRI, ancaman terhadap Pancasila,” kata Kiai Ma’ruf saat memberikan tausiyah pada istighatsah kubro dalam rangka Hari Santri di Gedung PBNU, Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Ia menegaskan, setiap gerakan yang mengarah pada disitegrasi, pemisahan diri, maupun mendirikan negara dalam negara adalah bughot yang harus dilawan.

Demikian pula dengan gerakan yang hendak mengganti Pancasila sebagai ideologi negara karena Pancasila merupakan kesepakatan bersama.

“Pancasila itu kesepakatan bersama, titik temu sehingga negara ini berdiri seperti sekarang,” tegas mantan Rais Aam PBNU ini.

Dijelaskan lebih jauh, Hari Santri lanjut dia diangkat dari Fatwa Jihad Syekh Hasyim Asy’ari yang mendorong kalangan santri dan juga masyarakat berjuang habis-habisan mempertahankan kemerdekaan.

Semangat itu, tambah Ma’ruf juga harus ada pada di santri-santri zaman now.