Menjadi Oposisi Sendirian PKS Tampak Tak Bahagia

186 Views

Beberapa partai politik oposisi di Pilpres 2019 sebagian sudah pada merapat ke koalisi pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

Memang pasca-hasil pengumuman pilpres santer kabar Partai Gerindra, Demokrat dan PAN akan merapat ke pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

Namun bagi yang dulu bersama-sama berjuang di oposisi seperti PKS harus mengakui bahwa partainya tak bahagia.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berharap partai politik yang tergabung di dalam Koalisi Indonesia Adil dan Makmur tetap berada di luar pemerintahan Jokowi-Ma’ruf alias menjadi oposisi.

Mardani beralasan, tak baik bila hanya ada satu partai oposisi di sebuah negara. Karena itu dia tak mau hanya PKS saja yang nantinya mengawal jalannya pemerintahan.

“Oposisi yang baik bukan sendirian. Tapi oposisi yang seimbang dan kuat karena itu PKS tidak bahagia ketika sendirian,” ungkap Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Pernyataan tersebut menunjukkan sikap tak siap namun tak mau berkata sebenarnya di depan publik. Kondisi beberapa partai yang berpotensi merapat membuat PKS tak banyak mendapat dukungan untuk menjadi oposisi.

PKS yang tak bahagia karena sendirian adalah bentuk pesimistik dari sebuah oposisi yang berusaha menjadi penyeimbang kekuasaan di parlemen melalui pendekatan ideologi.

Atau mungkin kini PKS mulai kehilangan nyalinya untuk berjuang sendiri tanpa kawan seperjalanan. Hal ini beda sekali betapa PKS sangat kencang dengan keberaniannya saat itu.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *