Musim Hujan Tiba, Anies Dahulukan Tanah Abang dan Becak Daripada Banjir

0
287

Radarkontra – Anggota Komisi D DPRD DKI dari Fraksi PKB, Hasbiallah Ilyas mengatakan bahwa gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah lalai dalam memprioritaskan masalah banjir pada program-program pertamanya, padahal ketikan mulai menjabat musim sudah menjelang puncak musim hujan. Namun Anies justru fokus pada penataan Tanah Abang dan operasional becak.

Oleh karena itu Hasbiallah mengaku paham terkait alasan Presiden Joko Widodo memecat Anies dari jabatan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

“Saya baru paham alasan Jokowi setelah banjir di Jakarta dua hari ini. Ini toh alasannya,” kata Hasbi saat dihubungi wartawan, Selasa (6/2/18).

Kini Jakarta kembali mengalami banjir akibat tingginya debit air Sungai Ciliwung sejak Senin (5/2/18), dan belum sepenuhnya surut.

“Beliau (Anies) ternyata tak punya skala prioritas dalam bekerja,” kata Hasbi.

“Ini malah penataan Tanah Abang didahulukan, becak lah diurusin,” tambah dia.

Hasbi menilai, banjir di Jakarta selama dua hari ini sebenarnya bisa tak terjadi, apabila Anies cepat mengatasi masalah pembebasan lahan yang belum rampung di Sungai Ciliwung.

“Banjir dua hari ini di Pejaten Timur, Rawajati, dan lainnya itu, karena ada bagian Sungai Ciliwung yang belum ditutup sheet pile (turap). Penyebabnya karena pembebasan lahan belum rampung, sehingga BBWSCC belum bisa bekerja memaksimalkan penurapan,” jelasnya.

Hasbi menambahkan, sejak November 2016 lalu usulan-usulan itu sudah masuk ke meja Anies. Akan tetapi dirinya tak menanggapi.

“Begini, nih, kalau gubernurnya cuma bisa cengar-cengir saja. Presiden Jokowi dulu melakukan langkah tepat dengan memecat Anies dari jabatan Menteri Pendidikan. Kayak begini kerjanya, kok,” papar dia.