Pendapatan Negara Diproyeksikan Mencapai Rp1.894,7 Triliun

0
77
Pendapatan Negara Diproyeksikan Mencapai Rp1.894,7 Triliun
Pendapatan Negara Diproyeksikan Mencapai Rp1.894,7 Triliun

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) optimistis realisasi pendapatan negara tahun ini bisa melampaui target APBN 2018 sebesar Rp1.894,7 triliun.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, hingga akhir November 2018, pendapatan negara tercatat Rp1.654 triliun. Capaian itu setara 87,3 persen dari target.

“Tren ini kemungkinan masih akan berlangsung dalam minggu-minggu terakhir. Dengan tren pertumbuhan yang cukup kuat sampai akhir tahun kemungkinan akan mencapai lebih dari 100 persen dari penerimaan pendapatan negara,” ungkap Menkeu di Nusa Dua, Bali, Kamis (6/12/2018).

Dijelaskannya lebih lanjut, bahwa tembusnya target pendapatan negara juga disebabkan oleh harga minyak mentah dunia yang melonjak. Sehingga membuat sejumlah pos penerimaan yang berkaitan di sektor minyak dan gas (migas) dan tambang melonjak.

Ia menambahkan, pajak penghasilan (PPh) migas misalnya, hingga November 2018 mencapai Rp60 triliun, tumbuh 26,7 persen. Realisasi tersebut 156 persen dari target yang ditetapkan dalam APBN 2018 sebesar Rp38 triliun.

Selain itu, kata dia, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sudah melewati target Rp275,4 triliun. Per November 2018, PNBP tercatat Rp342,5 triliun, tumbuh 20,4 persen.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga gembira dengan realisasi penerimaan perpajakan yang tumbuh 15,3 persen. Pajak nonmigas juga tumbuh 14 persen.

“Untuk pajak nonmigas, ini menggambarkan denyut ekonomi kita yang tidak terpengaruh dari migas, itu pun pertumbuhannya tinggi,” ucap dia.

Ia pun meyakini kinerja penerimaan makin baik di sisa satu bulan tahun ini. Sebab, saat ini harga minyak mentah dunia terus turun sementara kurs rupiah mulai menunjukkan penguatannya.