Pengunjung Ramaikan Air Mancur Purwakarta

0
435

radarkontra.com| Warga dan wisatawan terlihat antusias mengunjungi Air Mancur Taman Sri Baduga Purwakarta, Jawa Barat, yang tercatat sebagai air mancur terbesar di Asia Tenggara. Air mancur itu akan menjadi ikon pariwisata Purwarkata yang selama ini dikenal dengan kota yang memiliki 1.000 taman.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta telah menambah sejumlah konten baru, seperti jumping jet dan penambahan aqua screen yang semula dua cuma unit menjadi lima unit.

Penambahan konten yang paling menyolok pada pembangunan tahap tiga, tutur budayawan yang sehari-harinya selalu mengenakan pakaian khas Sunda pangsi lengkap dengan ikat kepalanya itu, yakni pembuatan tempat duduk penonton.

“Daya tampungnya mencapai 5.000 orang, sehingga, para penonton dijamin nyaman selama menyaksikan atraksi air mancur berjoget iitu,” kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, hari ini (24/2/2017).

Selain itu, juga dibangun pintu masuk dan keluar pada bagian utara dan barat serta pintu darurat atau evakuasi di bagian timur dan selatan.

Kang Dedi yang mengarsiteki pembangunan taman Air Mancur Sri Baduga yang diklaim menjadi yang terbesar di Asian Tenggara bahkan mengalahkan kehebatan air mancur di Abu Dhabi dan Guangzho, Tiongkok itu, mengaku lega, karena pembangunan air mancur berjoget itu, sesuai jadwal, pekan lalu (18/2/2017).

Pihaknya mengharapkan, Taman Air Mancur Sri Baduga ini menjadi ikon istimewa dari semua destinasi pariwisata yang ada Purwakarta. Ia optimistis, dengan selesainya tahap akhir penanganan taman Air Mancur Sri Baduga, jumlah pelancong yang menyambangi Purwakarta makin meningkat.

Taman ini akan dioperasikan tiap malam minggu pada jam-jam pertunjukan pukul 19.30, 21.00 dan 22.00 WIB. Fasilitas ini dapat dinikmati oleh masyarakat secara gratis.

Keberadaan Taman Sri Baduga ini melengkapi Purwakarta sebagai destinasi 1.000 taman dari yang tradisional seperti Taman Pesanggrahan Padjajaran sampai taman modern seperti Taman Wakuncar.

Air Mancur Taman Sri Baduga diperindah dengan patung Prabu Kian Santang, anak Prabu Siliwangi atau Sri Baduga. Patung itu dibuat dengan posisi duduk dan kaki bersila bersama bunga lotus besar.

Di sekeliling patung ada dua ribu semprotan air mancur yang menari mengikuti irama musik serta ornamen pewayangan. (KP)