Per 30 Juni, Larangan Truk Dan Kendaraan Roda Besar Dicabut, Masyarakat Dihimbau Melakukan Arus Balik Mudik Sebelum Tanggal 30

0
318

Mengantisipasi lonjakan arus balik mudik Lebaran pada H+2, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengingatkan kepada setiap pemudik untuk tetap berhati-hati dalam melakukan perjalanan.

Memastikan situasi gelombang arus mudik, Menhub melakukan serangkaian kunjungannya ke Jawa Barat dan Jawa Tengah. Menhub akan berkordinasi dengan jajaran Korlantas Polri untuk memberlakukan satu arah pada terusan tol dari arah Gringsing, Batang menuju Brebes dan pengaturan kendaraan yang berada di rest area.

Sementara volume lalu lintas di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) khususnya di Gerbang Tol Palimanan utama pada H+2 Rabu (28/6) hingga pukul 06.00 WIB sudah terlihat peningkatan arus balik menuju Jakarta. Peningkatannya mencapai 65 persen dibanding hari kemarin.

Meski demikian, secara total volume kendaraan keluar dan masuk tol Cipali dari tol Palimanan turun 17 persen menjadi 63.701 unit dari Selasa pagi yang sebesar 76.668 unit.

Wakil Presiden Direktur PT Lintas Marga Sedaya, Firdaus Azis mengatakan sejak Selasa (27/6) pukul 06.00 WIB hingga Rabu (28/6) pukul 06.00 WIB kendaraan balik yang ke arah Jakarta mendominasi di pintu masuk gerbang tol Palimanan utama sebanyak 32.523 unit atau naik 65 persen, dibandingkan hari sebelumnya yang hanya 19.637 unit.

Untuk menjaga kelancaraan lalin, pihaknya mengoperasionalkan 25 gardu.

Pada 30 juni mendatang larangan terhadap truk dan kendaraan roda besar lainnya melintas di jalan tol akan dicabut. Dengan pencabutan larangan ini, besar kemungkinan lalu lintas di tol Cipali akan semakin padat.

“Mengimbau masyarakat agar dapat melakukan perjalanan sebelum 30 Juni 2017,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub JA Barata, melalui keterangan tertulisnya.

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek meminta masyarakat yang akan kembali ke Jakarta atau kota lainnya supaya berhati-hati karena saat ini cuaca kurang bersahabat.

Nila mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan jauh untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap fit dan utamakan keselamatan. “Jangan memaksakan diri bila lelah,” katanya.

Sementara volume kendaraan di Jalan Tol Jagorawi kemarin terpantau mengalami peningkatan sehingga mengakibatkan kepadatan lalu lintas kendaraan menuju Ciawi, Puncak, Bogor.

Untuk mengurai kepadatan tersebut, sejak pukul 06.30, Jasa Marga Cabang Jagorawi bekerja sama dengan kepolisian telah mengalihkan arus kendaraan yang datang dari arah Jakarta menuju Ciawi keluar melalui gerbang jalan tol Bogor.

Lonjakan arus balik juga terlihat di jalur penyeberangan Bakauheni-Merak. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengungkapkan, arus balik dari Sumatra menuju Jawa, diperkirakan akan terjadi kenaikan trafik penumpang dan kendaraan sebanyak lima persen.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Faik Fahmi mengatakan, layanan arus balik penyeberangan diprediksi akan dimulai dan mengalami peningkatan trafik mulai akhir pekan ini.

Untuk mendukung kelancaran arus balik dari Bakauheni, tahun ini ASDP menambah titik area penjualan tiket di luar pelabuhan (buffer zone) menjadi tiga. Area penjualan itu tersebar di Terminal Rajabasa, RM Begadang 4, dan Masjid Kalianda.

Diharapkan, pengguna jasa dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk membeli tiket daring berjadwal maupun beristirahat, sehingga perjalanan kembali dari mudik lancar, aman, dan nyaman.

Namun jika ingin membeli tiket perlu diwaspadai agar terhindar dari praktik percaloan. Hal ini masih terjadi disaat musim Lebaran tiba. Untuk menghindari percaloan, PT KAI telah menerapkan sistim on line. Meski begitu masih saja ditemukan praktik tersebut.

Mengenai adanya calo berseragam untuk pembelian tiket kereta api memang santer diberitakan. Diberitakan dalam sebuah video menggambarkan seorang dengan seragam dan atribut dari Kementerian Perhubungan. Oleh karena itu diharapakan PT KAI lebih meningkatkan pengawasan yang sudah jauh lebih baik ini.