Polri Akan Tindak Tegas Pelanggar Hukum Terkait Pilpres

0
68
Polri Akan Tindak Tegas Pelanggar Hukum Terkait Pilpres
Polri Akan Tindak Tegas Pelanggar Hukum Terkait Pilpres

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan akan menindak tegas para pelanggar hukum yang akan mengganggu jalannya pendaftaran Capre-Cawapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun saat kampanye.

“Prinsip Polri, kalau sampai ada pelanggaran hukum pasti kita akan lakukan tindakan tegas di samping kita lakukan pendekatan agar tidak terjadi,” kata Tito di gedung PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (7/8/2018).

Kapolri berharap masyarakat bersikap dewasa dan menaati aturan dalam Pilpres 2019 mendatang.

“Kita tentu berharap Pilpres 2019 ini berlangsung aman, damai, tidak membawa isu provokatif apalagi black campaign dan lain-lain yang mungkin bisa mengganggu yang lain,” pinta dia.

Untuk mengantisi segala kemungkinan terkai keamanan, Tito menyatakan telah menyiagakan personel Polri untuk mengamankan KPU. Adapaun pengamanan KPU dilakukan hingga hari terakhir pendaftaran pasangan capres-cawapres pada Jumat 10 Agustus 2018.

Menurut Tito, Kepolisian akan mengantisipasi setiap aksi yang dilakukan pendukung partai politik saat mendaftarkan capres-cawapres ke KPU.

Tak sampai disitu, mantan Kapolda Metro Jaya itu juga memastikan tidak akan berhenti mengamankan momentum Pilpres 2019 yang dimulai pada saat pendaftaran pasangan capres-cawapres di KPU.

“Kami sudah menyiagakan anggota untuk amankan KPU, kami sudah menyiapkan kekuatan yang cukup untuk mengamankan KPU,” katanya, Kamis (9/8).

Oleh karena itu Tito mengimbau seluruh pendukung partai politik agar tidak melakukan aksi anarki selama mengantar pasangan capres-cawapres yang mereka dukung mendaftar ke KPU.

“Saya sangat optimistis para calon dan pendukungnya akan melakukan pendaftaran dengan cara-cara yang baik. Saya yakin tidak akan ada masalah apa-apa selama pendaftaran calon ke KPU nanti,” kata Tito.