Prestasi Jokowi dalam Pembangunan Infrastruktur

0
65

Radarkontra – Jakarta – Prestasi Presiden Jokowi dengan melakukan berbagai bentuk pembangunan infrastruktur, pelayanan masyarakat, peningkatan sektor ekonomi dan upaya mencapai kedaulatan energi dalam negeri hingga pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Semuanya sudah dibuktikan dengan pembangunan jalan raya, jembatan, waduk, trans Papua, BBM Satu Harga, tol laut, BPJS, sertifikat tanah gratis, program 1 juta rumah rakyat, penurunan kemiskinan, kenaikan lapangan kerja, Freeport dan blok rokan kembali ke Indonesia, pariwisata meningkat, UMKM berkembang, BUMN membaik, inflasi menurun, ekonomi naik, mudik lancar, pembangunan LRT dan MRT, industri meningkat, startup berkembang dan pemberian dana desa.

Atas prestasi diatas,  Indonesia bangga memiliki Presiden Jokowi yang melakukan kerja nyata di segala bidang yang mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Presiden Jokowi merupakan sosok yang memiliki integritas tinggi dan tulus melakukan berbagai hal demi kebaikan masyarakat. Satu Jokowi sudah memberikan banyak kebaikan kepada masyarakat.

Program-program ekonomi kerakyatan yang akan dikerjakan Kabinet Joko Widodo, sangat dirasakan oleh para rakyat dalam hal pembangunan yang tidak Jawa centris melainkan perimbangan untuk daerah-daerah tertinggal sebagai fokus pembangunan hingga mencapat keadilam ekonomi merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Prestasi Jokowi pada periode pertama sudah berusaha membangun fondasi untuk memperkuat ekonomi Indonesia melalui pembangunan infrastruktur di daerah-daerah di daerah terdepan,tertinggal, terluar (3T). Apa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi pada empat tahun bekerja sebagai Presiden Republik Indonesia sudah tepat.

Namun satu periode untuk membangun fondasi ekonomi Indonesia tidak-lah cukup. Untuk itu, lanjutnya, diperlukan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia guna kembali memilih Jokowi pada pilpres mendatang.

Sudah ada rekam jejak tahun pertama bekerja, Presiden Jokowi fokus pada orientasi jalannya roda pemerintahan. Pada tahun kedua, Jokowi baru bisa menjalankan program pembangunan, tahun ketiga melakukan pembangunan, tahun keempat masih membangun infrastruktur, dan memasuki tahun kelima sudah masuk pada persiapan pemilu presiden.

Hal tersebut diamini bakal Cawapres Jokowi, KH Ma’ruf Amin yang ingin kesempatan dua periode ini dilakukan agar pembangunan berkesinambungan demi rakyat Indonesia.

“Jadi praktis tiga tahun melakukan kerja-kerja pembangunan. Oleh karena itu, maka seharusnya beliau diberi kesempatan lagi, sehingga beliau 8 tahun ke depan dapat menyiapkan runaway (landasan) yang kuat, sehingga 2024 tinggal landas dan dilanjutkan pemimpin muda generasi milenial,” kata Ma’ruf Amin