Provokator Kerusuhan Papua yang Ditangkap Polisi Masuk Jaringan Dalam dan Luar Negeri

Provokator Kerusuhan Papua yang Ditangkap Polisi Masuk Jaringan Dalam dan Luar Negeri
34 Views

Setelah melewati proses penyidikan dan investigasi yang cukup hati-hati akhirnya Polri berhasil menangkap salah satu provokator demo ricuh di Papua yang diduga kuat terlibat dalam jaringan internasional.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Polisi Muhammad Iqbal menjelaskan bahawa tersangka berinisial FBK ditangkap Mabes Polri.

“Sudah ada satu yang diamankan, inisialnya FBK. Dia salah satu provokator,” ungkapnya di Jayapura, Sabtu (7/9/2019).

Iqbal menjelaskan, FBK dalam perannya diduga ikut memprovokasi terjadinya kerusuhan Papua. Lebih lanjut kata dia FBK masuk dalam jaringan luar negeri maupun dalam negeri.

“Masuk dalam jaringan-jaringan di luar negeri dan dalam sini, nanti kita dalami,” ujarnya.

Sebelumnya Polri telah mengantongi nama-nama dari dua kelompok yang memprovokasi demo ricuh di Jayapura dan Papua Papua Barat. Kapolri Jenderal Muhammad Tito Karnavian menegaskan akan mengejar nama-nama itu. Termasuk United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang disebut bertanggung jawab atas kerusuhan itu.

“Apa yang terjadi di sini dan di luar, itu di design oleh kelompok-kelompok yang ada di sini. Itu kita kejar, kita sudah tahu nama-namanya. Akan saya lakukan penegakan hukum kepada mereka. Kalau kita tidak tegas, keras menegakkan hukum maka ini akan terus terjadi,” tegasnya.

Keberhasilan Polri dalam menangkap provokator rusuh di Papua menunjukkan bahwa aksi rusuh tersbut merupakan settingan yang sengaja dibuat untuk mengganggu situasi kondusif di tanah Papua dalam rangka memisahkan Papua dari NKRI.

Hal tersebut memperlihatkan bahwa para kelompok pro referendum berniat jahat terhadap NKRI. Beruntung niat Benny Wenda dan kelompoknya berhasil digagalkan oleh Kepolisian Republik Indonesia bersama TNI.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *