Repnas: Pembangunan Infrastruktur Era Jokowi Merata dan Berkeadilan

0
100

Radarkontra – Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) deklarasi dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf Amin. Deklarasi itu dihadiri capres nomor urut 01 dan sejumlah Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf seperti Abdul Kadir Karding dan Maruarar Sirait.

Presiden Jokowi membuka langsung Rapat Kerja Nasional Repnas Jokowi-Ma`ruf, di Hotel Fairmont Jakarta, Sabtu (3/11).

Selain itu turut hadir, Ketua DPR dari Fraksi Golkar Bambang Soesatyo, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menhub Budi Karya Sumadi, dan Mendag Enggartiasto Lukita.

Repnas sebelumnya siap menyampaikan pencapaian pemerintah di bidang ekonomi serta menangkal hoax terkait kinerja pemerintah di bidang ekonomi. Repnas juga memuji kinerja pemerintahan Jokowi di bidang ekonomi.

Ketua Nasional Repnas, Eka Sastra menilai pembangunan infrastruktur sangat masif di era Jokowi dan belum pernah semasif ini dalam sejarah bangsa Inodnesia.

“Pembangunan infrastruktur tidak hanya akan mendorong pertumbuhan yang lebih atraktif ke depan, tapi juga infrastruktur akan mendorong keadilan sosial dan pemerataan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resminya.

Pendiri dan Ketua Dewan Pembina Repnas, Bahlil Lahadalia mengatakan, deklarasi Repnas sebagai relawan pendukung pemenangan Jokowi-Ma`ruf yang fokus pada penggalangan pengusaha muda dan milenial.

“Alhamdulillah pasca deklarasi ini. Repnas siap menjadi garda terdepan menangkal berbagai serangan hoax soal ekonomi,” kata Bahlil.

Menurutnya, banyak sekali pencapaian pemerintahan Jokowi di bidang pembangunan ekonomi. Hal itu yang menjadi alasan Repnas mendukung pasangan Jokowi-Ma`ruf pada Pilpres 2019 mendatang.

Dalam rangka menangkal serangan isu hoax bidang ekonomi terhadap pemerintahan Jokowi, Repnas, lanjut Bahlil sudah mempersiapkan think thank dan tim juru bicara yang teruji dan tangguh guna menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang selama ini ditujukan kepada sang petahana.

“Kita siapkan war room yang serius, mereka tak nya pelaku usaha namun juga memiliki latar belakang akademis yang bagus. Mereka tangguh di bidang dunia usaha dan juga kajian ekonomi,” jelas Bahlil.