Sandi Uno Balik jadi Wagub DKI Dibantah

12 Views

Jakarta – Isu bahwa Sandiaga akan kembali ke kantor Gubernur DKI Jakarta yang mendapat bantahan dari Gerindra dan PKS Fraksi DPRD DKI Jakarta.

Namun justru ditanggapi oleh Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik sebagai hal yang tak dipermasalahkan, namun dinilai tidak etis. Seluruh proses pemilihan calon wakil gubernur harus dibatalkan jika Sandiaga memang ingin kembali ke Balai Kota.

Dua nama cawagub yang telah diusung harus ditarik. Partai politik pengusung pun harus menyiapkan argumentasi yang jelas terkait keputusan itu. Karena, masyarakat pasti akan mempertanyakan keputusan itu.
Isu terkait kembalinya Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, karena kecil kemungkinan Prabowo-Sandi akan memenangkan kontestasi Pilpres 2019.

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra, Syarif mengatakan, Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno tidak akan kembali masuk Balai Kota DKI Jakarta sebagai Wakil Gubernur pasca Pilpres 2019. Menurut dia, Sandiaga justru akan berkantor di kantor Wakil Presiden sebagai Wapres.

“Itu dagelan nggak berkelas, sudah membingkaikan (framing) Sandi akan kembali jadi Wagub, tapi justru akan ke sebelah Balai Kota di kantor Wapres,” kata Syarif, di Jakarta, Sabtu (20/4/2019).
“Bahkan untuk DKI berdasarkan hasil form C1 pasangan Prabowo-Sandi unggul dengan meraih 56 persen suara,” kata Syarif.

Syarif mengignatkan, DPRD DKI sudah melakukan sidang paripurna saat Sandiaga mengundurkan diri sebagai Wagub untuk jadi cawapres. Saat ini, proses untuk mengganti posisi Sandiaga sebagai Wagub DKI masih berlangsung, yakni sudah ada dua Cawagub DKI dari partai pengusung, yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yakni Abdurrahman Suhaimi, Agung Yulianto serta Ahmad Syaikhu.

Sementara itu, calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Syaikhu, yakin kursi wakil gubernur DKI Jakarta tetap milik kader PKS.

“Tidak, itu hanya isu. Mudah-mudahan tidak, karena ini komitmen yang sudah dibangun lama ya, bahwa kursi Wagub DKI ini memang diperuntukan PKS jadi enggak serta merta kemudian dicabut kembali,” kata Syaikhu, beberapa waktu lalu.

Adapun PKS dan Partai Gerindra dalam perjanjian politik terkait kursi wakil gubernur DKI yang ditinggal Sandiaga, menyepakati Syaikhu dan Agung Yulianto untuk diajukan sebagai calon wakil gubernur.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *