Survei: Mayoritas Masyarakat tak Akan Merubah Pilihannya untuk Jokowi-Ma’ruf

0
44

Radarkontra – Lembaga survei Alvara Research Center kembali melakukan survei nasional terkait Pilpres. Survei tersebut untuk melihat elektabilitas dua pasangan calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019.

Adapun survei digelar 8-22 Oktober 2018 di 33 provinsi. Riset dengan metode multi stage random sampling dengan melakukan wawancara terhadap 1781 responden berusia 17 tahun ke atas. Margin of erornya sebesar 2,37%, dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasilnya, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin adalah 54,1%, sementara Prabowo-Sandi 33,9%. Sedangkan yang belum menentukan pilihan atau undecided voters sebesar 12%.

“Hasilnya pada bulan Oktober elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin alami kenaikan sebesar 0,5 persen. Sementara Prabowo-Sandiaga justru menurun 1,3 persen,” kata Founder and CEO Alvara Hasanuddin Ali saat memaparkan hasil surveinya di Menteng, Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Sementara elektabilitas dari sisi geografis, di hampir semua wilayah Indonesia, kecuali Sumatera yang dikuasai paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Paslon Jokowi-Ma’ruf unggul di Jawa 58,1 persen, sedangan Prabowo-Sandiaga 29,2 persen. Untuk Sumatera paslon Prabowo-Sandiaga unggul 44,6 persen dan Jokowi-Ma’ruf 40 persen.

“Pasangan Jokowi-KH Maruf unggul di hampir semua wilayah, kecuali Sumatera,” katanya.

Meski demikian hasil kajian Lembaga Survei Alvara Research Center ini tetap harus diwaspadai sebagai pesanan oposisi untuk membuat petahana lengah.