TNI Bekerja Sama dengan Militer Singapura Khusunya Teknologi Militer

0
21
Kasad melaksanakan kunjungan kehormatan kepada Chief of Army (COA) Mayjen Goh Si Hou, Chief of Defense Force(CDF) SAF Letjen Melvyn Ong, dan Minister of Defense (MOD), Dr. Mohammad Maliki Bin Osman. Kunjungan ini untuk meningkatkan kerjasama TNI AD dan militer Singapura

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa bertemu pejabat militer dan Menhan Singapura. Pertemuan tersebut dilaksanakan di Kantor Kementerian Pertahanan Singapura.

Kunjungan yang berlangsung pada Jumat, 12 Juli lalu dalam rangka mempererat kerja sama militer antara TNI AD dan militer Singapura serta memperkuat stabilitas keamanan kawasan.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya menjelaskan, kunjungan kehormatan yang berlangsung selama empat hari, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa bertemu dengan Chief of Army (COA) Mayjen Goh Si Hou, Chief of Defense Force (CDF) SAF Letjen Melvyn Ong, dan Minister of Defense (MOD), Mohammad Maliki Bin Osman.

Candra menjelaskan dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh persahabatan itu, para pejabat militer dan Menhan Singapura mengucapkan selamat atas pengangkatan Jenderal TNI Andika Perkasa menjadi KSAD.

Selain memberikan apresiasi atas kemajuan teknologi Singapura khususnya teknologi militer, KSAD juga menyampaikan harapannya untuk bekerja sama dalam pengembangan maupun penggunaan teknologi.

“KSAD mengajak COA melaksanakan latihan untuk mengatasi Civil Unrest, Urban Ops dan Humanitarian Ops. Dari pertemuan itu, Mayjen Goh Si Hou pun menyambut baik dan menyetujui ide itu,” ujarnya.

Menurut Candra, dalam pertemuan tersebut CDF Singapore Armed Force (SAF) Letjen Melvyn Ong, berharap hubungan di tingkat angkatan semakin baik mengingat di tingkat Mabes Angkatan Bersenjata (AB) hubungan yang terjalin selama ini sudah sangat baik.

Kerja sama ini juga untuk memperluas kerja sama militer dalam rangka meredusir ancaman regional dan internasional seperti terorisme yang merupakan tantangan besar beberapa tahun ke depan sehingga TNI perlu mencari alternatif untuk mengatasinya dengan memperluas kerja sama militer.

“Selain ucapan selamat atas kesuksesan TNI dalam proses pengamanan pemilu, CDF juga berharap ke depannya, kerja sama dalam hal penanggulangan teroris, lebih baik,” kata Candra.

Untuk diketahui kerja sama TNI AD dan militer Singapura merupakan salah satu upaya mempertahankan wilayah masing-masing negara dari ancaman yang dapat mengganggu kedaulatan dan menimbulkan gangguan keamanan negara.