Tujuan Politis Video Muslim Arbi untuk Bohongi Rakyat

0
62

Radarkontra – Koordinator Gerakan Perubahan (GarpU), Muslim Arbi yang menyatakan bahwa, ketidakkonsisten Presiden Joko Widodo dalam membuktikan janji politik saat Pilpres 2014 dengan 66 Janji Politiknya semakin mempersulit situasi ekonomi nasional. Salah satunya terkait melemahnya rupiah yang berpotensi impeachment presiden. Hal tersebut merupakan penggiringan opini yang bentuk provokasi mengatasnamakan kepentingan rakyat untuk tujuan politisnya.

Wacana impeachment presiden adalah upaya untuk menggiring opini publik oleh oposisi yang sedang mengeruk keuntungan politik saat melemahnya nilai rupiah dengan harapan masyarakat panik dan cemas. Hingga kini,  berdasarkan UUD 1945 Pasal 7A, Presiden Jokowi tidak termasuk memenuhi syarat untuk dilakukan impeachmen

Lagi-lagi Video opini negatif yang tak disertai dengan fakta pendukung dan cenderung provokatif masif disebarkan. Pernyataan tersebut mencerminkan oposisi yang tak berkualitas tanpa basis data maupun fakta lapangan.

Dengan maraknya Video opini-opini liar serta narasi dan pemberitaan yang mengarah pada hasutan dan penggiringan opini demi kepentingan politis tanpa memperhatikan keabsahan data dan kualitas ini sudah saatnya masyarakat harus waspada terhadapa framing opini.

Karena memang kedepan ini akan semakin banyak Video opini abal-abal seperti halnya Muslim Arbi yang tidak kredibel tanpa kaidah jurnalistik yang mmeuat konten-konten tanpa mengolah data dan fakta yang valid dari sumbernya. Sehingga hanya mementingkan pesanan siapa yang bayar.

Video Muslim Arbi ini satu contoh bentuk partisan yang tak memiliki kredibilitas jurnalisme dan cenderung condong pada kepentingan dan tujuan pihak tertentu untuk membentuk dan menguatkan opini masyarakat sesuai agendanya.

Tidak benar jika banyak rakyat kecewa dengan kepemimpinan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla yang selama ini fokus Kerja Kerja Kerja meski diserang bertubi-tubi oleh pihak lawan. Segala isu mulai dari impachment gara-gara dollar, isu Jokowi PKI, antek Asing Aseng, hingga Ekonomi terus digoreng sekedar memuaskan syahwat politik menjatuhkan lawan dengan berbagai cara di halalkan.

Rakyat Indonesia tentu tidak bodoh dan mudah disesatkan dengan opini opini kardus yang tak pernah berbekas. Rakyat kini sudah sadar da tak mudah di provokasi. Sudah banyak rakyat yang merasakan hasil kinerja Jokowi selama empat tahun ini. Infrastruktur, kesehatan serta pendidikan yang jelas hanya untuk rakyat bukan untuk kelompok tertentu.

Serangan opini dari tujuan kelompok kerdil ini jika bukan untuk maksud tertentu dan mengolah pesanan dari kubu sebelah yang selama ini getol tanpa henti memberangus kerdibilitas Jokowi yang selama ini bekerja buat rakyat bukan untuk golongan apalagi kelompok yang mengatasnamakan rakyat.

Meski demikian Jokowi tetap optimis terus fokus membangun dan merubah untuk masa depan Indonesia. Jokowi tidak takut seperti Prabowo yang selama ini pesimis dengan tantangan kedepan.

Untuk itu mari kita dukung bersama secara total agar Jokowi tetap mampu menjalankan tugasnya sebagai seorang Kepala Negara yang ingin membangun Indonesia maju dan berdaulat dari segalanya hingga ekonomi kita nanti ditakuti bukan hanya sekedar sebagai macan asia tetapi sebagai Penggerak Macan Internasional.