Tuntutan Klaim Kemenangan Prabowo 52 Persen di MK Seperti Novel Fiksi

18 Views

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin menilai tuntutan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengklaim menang 52 persen dalam berkas gugatannya ke Mahkamah Konstitusi (MK) seperti novel fiksi.

Wakil Sekretaris TKN Raja Juli Antoni menyebut, klaim kemenangan kubu 02 dari dulu nggak ada yang konsisten.

“Pernah mereka klaim 62 persen, berubah jadi 56 persen. Sekarang jadi 52 persen. Lalu, apakah publik akan percaya dengan klaim yang selalu berubah-ubah?” katanya kepada wartawan, Kamis (13/6/2019).

Toni pun tak ingin berkomentar banyak mengenai klaim kemanngan tersebut. Ia mengatakan hanya tinggal menunggu argumen dari kubu Prabowo-Sandi.

“Tapi membaca naskah yang dibuat Tim Hukum 02, kami sangat percaya diri bahwa tuntutan mereka jauh panggang dari api. Tidak ada data dan bukti. Lebih semacam novel atau fiksi hukum belaka,” ujarnya.

Ia pun sangat yakin dan percaya diri bahwa kubu Jokowi-Ma’ruf akan memenangkan gugatan di MK. Ia juga menganggap klaim kemenangan Prabowo-Sandi yang angkanya terus menurun itu tidak konsisten.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelumnya telah menetapkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin sukses mengumpulkan suara terbanyak dalam Pemilihan Presiden 2019. Pasangan yang diusung Koalisi Indonesia Kerja itu memperoleh 85.607.362 suara sah atau 55,5%.

Sedangkan pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraih 68.650.239 suara sah atau 44,5%. Lantaran merasa ada kecurangan, Prabowo-Sandi melayangkan gugatan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke MK pada Jumat (24/5/2019) malam.

Sebelumnya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengklaim menang Pilpres dan memperoleh 68.650.239 suara sebagaimana perhitungan KPU. Tapi Prabowo menilai suara Jokowi-Ma’ruf digelembungkan KPU sehingga ia kalah.

namun versi Prabowo angka Jokowi-Ma’ruf Amin mendapatkan 85.607.362 suara disebutnya telah digelembungkan dari jumlah seharusnya, yaitu 63.573.169 suara.

Sementara itu TKN Jokowi-Ma’ruf, Achmad Baidowi menyebut klaim kemenangan Prabowo-Sandi sebesar 52% yang dinyatakan dalam berkas gugatan ke Mahkamah Konstitusi tidak wajar.

Menurutnya data internal yang dimiliki Prabowo-Sandi patut diragukan, karena terdapat ketidaksinkronan di internal kubu 02.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *