Warga Ramai-ramai Padamkan Api di Pos Polisi Pakis yang Dibakar Orang Tak Dikenal

0
112
Empat orang tidak dikenal (OTK) diduga melakukan pembakaran Pos Polisi Pakis, Delanggu, Klaten, jelang dinihari 24 Mei 2019.

Pos Polisi Pakis, Delanggu, Klaten, terbakar pada Jumat (24/5/2019) sekitar pukul 23.30 WIB. Meski belum bisa dipastikan penyebab terbakarnya pos polisi tersebut, namun empat orang saksi melihat kejadian saat Pos Polisi itu terbakar.

Menurut saksi bernama Sarana, yang saat itu masih bekerja menambal ban pengendara motor disekitar lokasi mengaku melihat empat orang dengan dua sepeda sepeda motor matik duduk di sekitar pos lalu lintas.

Selanjutnya sekira Pukul 23.35 WIB salah satu orang tersebut tiba-tiba melempar jeriken ke Pos Lantas dan mengenai pintu hingga kaca pecah.

Dari empat orang tersebut, salah satunya terlihat masuk ke dalam pos dan menyalakan korek api. Sedangkan tiga orang lainnya menunggu di kendaraannya.

“Begitu jeriken dilempar dan mengenai pintu hingga kaca pecah, api terlihat di pos. Sehingga mengakibatkan tembok Pos Lantas terbakar. Pelempar jeriken ke arah pos terlihat memacu kendaraan ke arah Wonosari,” ungkap Sarana, Sabtu (25/5/2019).

Saat melihat ada api di pos polisi, dirinya bersama saksi lainnya berusaha memadamkan api dengan air bekas tambal ban hingga api padam.

Sekitar pukul 24.00 WIB, api berhasil dipadamkan oleh warga. Meski demikian, warga tidak sempat mengejar, mereka langsung berusaha memadamkan api kemudian menghubungi polisi.

Polisi yang mendapat informasi langsung turun ke lokasi. Kabag Ops Polres Klaten AKP Didik Sulaiman mengatakan, pihaknya pertama kali mendapat informasi mengenai kebakaran di bekas pos polisi lalu lintas itu dari warga. Namun, warga yang berada di depan bekas pos polisi itu sebelumnya sudah sigap memadamkan api.

“Warga yang berada di depan bekas pos polisi itu langsung sigap ketika melihat ada orang yang mencurigakan. Mereka langsung memadamkan api dan kemudian melaporkan ke polsek setempat. Kami langsung datang ke TKP. Setelah itu langsung berhasil kami padamkan semua,” kata Didik, Sabtu (25/5).

Dari informasi yang diperoleh, pos polisi lalu lintas ini sudah dua tahun kosong dan tidak digunakan. Lokasi tanah tersebut diketahui masih bersengketa. Selama ini, bangunan tersebut sering digunakan sebagai tempat mangkal para anak punk yang mengamen di pinggir jalan saat sore hingga malam hari.

Didik membenarkan pos polisi itu sudah tidak dipergunakan kurang lebih dua tahun terakhir. Menurutnya, tempat itu memang bekas pos polisi yang kurang lebih dua tahun terakhir tidak dipergunakan, hanya saja kata dia belum sempat dibongkar.

Saat ini, bekas pos polisi lalu lintas tersebut langsung dicat oleh petugas kepolisian. Polres Klaten juga saat ini masih menyelidiki penyebab kebakaran.

“Alhamdulillah semua bisa diredam dan kami minta kepada rekan-rekan wartawan juga membantu agar suasana di Klaten tetap kondusif,” kata Didik.